Wisata Kotagede Makam Raja

Jaman dulu, Kotagede itu ibukotanya kerajaan Mataram Islam. Ini tuh cikal bakal dari kerajaan Jogja Modern. Kalo ada yang blank sama kerajaan Mataram Islam, gue ingetin deh, ini tuh kerajaan yang dulu sempet dipimpin sama Sultan Agung Hanyokrokusumo. Nah dari sisa kisah ini nih, terus berkembang jadi wisata Kotagede yang kita kenal sekarang.

Kotagede ini  sebenernya udah dibangun jaman abad 8M, pass kerajaan Mataram masih dibawah kepemimpinan agama Hindu dan Budha. Mereka nih yang dulu bangun Borobudur dan Prambanan. Truss, kerajaan ini  bubar dan berpindah kekuasaan jadi kerajaan Majapahit.

Baru abad 15 M kawasan Kotagede yang udah berubah jadi hutan alias Alas Menthok kembali dipugar sama  Ki Ageng Pemanahan. Beliau jaman itu dianggap berjasa oleh kerajaan Pajang dan dihadiahi Alas menthok sama raja Pajang yang nguasain kawasan Alas Menthok.

Setelah proses panjang dan melalui perang yang panjang, justru belakangan kerajaan Pajang takluk sama Ki Ageng Pemanahan dan beliau bikin kerajaan Mataram Islam. Persis di bekas-bekas kerajaan Mataram kuno. Ki Ageng Pemanahan terus berubah nama jadi Panembahan Senopati.

Kota ini dibangun dengan masjid, benteng lengkap pake parit buat sistem perlindungan kerajaan, pasar sampe, kawasan pemukiman. Termasuk juga pusat industri dan kuliner. Dari era ini terus Kotagede kenal tradisi kerajinan Perak yang sampe sekarang masih jadi ikon wisata Kotagede.

Sampai tahun 1755 kerajaan Mataram islam yang sudah dipecah belah oleh Belanda akhirnya bubar dan membentuk 2 kerajaan, kerajaan Surakarta dan kerajaan Ngayogyokarto.  Sejak itulah kerajaan Jogja berdiri dibawah kepemimpinan Pangeran Mangkubumi yang juga menjadi Sultan Hamengkubuwono I.

Wisata Kotagede Menyusuri Kerajaan Mataram

Kerajaan Mataram islam boleh udah bubar, tapi sisa-sisa kerajaan sampe sekarang masih berdiri dengan kokoh. Sisa sisa ini masih bisa loe kunjungin kalo loe dateng bertandang ke Kotagede. Dan apa aja yang bisa loe temuin pas coba jajal wisata Kotagede ini?

1. Reruntuhan kedhaton
Wisata Kotagede Benteng Kuno
Di masa Mataram Islam, keraton dikenal dengan sebutan kedhaton. Dan sampe sekarang sisa sisanya masih ada lho dan bisa loe telusurin. Tapi emang cuman sisa puing-puing sama beberapa situs aja. Di lokasi ini masih ada 3 beringin besar tepat di tengah jalan. Juga ada bangunan kecil tempat nyimpan Watu Gilang yang warnanya item. Konon sih ini batu bertuah. Juga ada watu Cantheng yang berupa 3 bola batu kekuningan.

2. Makam Panembahan Senopati
Wisata Kotagede Makam RajaSejak era Sultan Agung, raja-raja keturunan Mataram dimakamkan di Pemakaman Imogiri. Tapi sebenarnya, dulu Kotagede juga udah ada makam kerajaan, tempat Panembahan Senopati dimakamin. Posisinya 100 meter aja dari pasar Kotagede dengan bentuk gerbang mirip sama gapura ala Hindu. Ada 3 lapis gapura sebelum masuk bangunan makam. Cuman kalo mo masuk ke dalam loe kudu pake baju jarik dan beskap ala Jogja, buat tanda penghormatan.

3. Sisa Benteng kunoWisata Kotagede Benteng KunoJaman Panembahan Senopati, Kotagede dikelilingi benteng yang dikasih parit di sisinya. Kita masih bisa liat nih sisa-sisa reruntuhan benteng kuno ini di daerah barat daya sama tenggara dari Kotagede. Kita juga bisa liat kalo tembok tebel ini terbuat dari balok-balok batu gede.  Di beberapa tempat di Kotagede juga masih bisa loe liat sisa-sisa paritnya.

4. Pasar Kotagede
Wisata Kotagede Pasar LegiKalo buat masyarakat Kotagede kuno, pasar ini adalah pusat dari peradaban juga pusat ekonomi. Kalo sekarang sih tempat kita berburu kuliner kuno khas Kotagede. Tempatnya bener berhadapan sama makam Panembahan Senopati. Dalam tata kota kuno, emang pasar, kraton, alun-alun dan pusat ibadah kudu berada dalam satu garis lurus gitu. Jadi lokasi pasar seperti berurutan sama kedhaton dan alun-alun Kotagede.

5. Masjid Kotagede
Wisata Kotagede MasjidSebagaimana udah dibilang, posisi pusat ibadah emang harus masih satu garis lurus sama pasar. Jadi masjid ini letaknya ya diselatan pasar. Ini tuh masjid tertua di Jogja dan tempatnya cuman bersisian sama makam. Ada beringin gede juga di sini dengan pager-pager dari bata merah yang khas di sini. Pssst…Ada kolam penyu putih juga di sini, kalo beruntung si penyu suka muncul lho.

6. Petilasan kota tua
Wisata Kotagede Kota TuaHabis area makam sama masjid baru deh peradaban Mataram Islam bangun kawasan pemukiman warga. Sampe sekarang masih ada lho sisa-sisa bangunannya. Ini jadi semacam desa warisan budaya yang gak boleh dipugar. Ada lorong yang kalo loe susurin bakal nemu deretan rumah-rumah tradisional limas gaya Jawa kuno yang masih terawat baik sampe sekarang.

Gak ada habisnya kan kalo kita menjelajahi wisata Kotagede. Apalagi kota mandiri ini lokasinya gampang dicapai. Dari titik 0 Jogja, kita cuman perlu terusin perjalanan sampe ke pertigaan Kusumanegara. Dari sana kita belok kanan dan loe udah masuk ke kawasan wisata Kotagede. Gampang kan?

foto wisata Kotagede dari berbagai sumber

Wisata Kotagede Dari Kerajinan Perak Hingga Kuliner Kerajaan Mataram

Wisata Kotagede Dari Kerajinan Perak Hingga Kuliner Kerajaan Mataram